Revolusi Open RAN: Cara Baru Membangun Jaringan yang Lebih Cerdas dan Murah

Dalam beberapa tahun terakhir, industri telekomunikasi mengalami transformasi besar melalui hadirnya teknologi Open RAN (Open Radio Access Network). Jika sebelumnya pembangunan jaringan seluler sangat bergantung pada vendor tunggal dengan perangkat yang saling terkunci, kini Open RAN membawa pendekatan yang jauh lebih fleksibel, terbuka, serta efisien. Tidak heran jika teknologi ini disebut sebagai game changer yang dapat merevolusi cara operator membangun jaringan.

Definisi dari Open RAN

Open RAN merupakan pendekatan baru dalam membangun jaringan akses radio yang memisahkan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), serta menggunakan antarmuka terbuka (open interface). Open RAN memungkinkan operator seluler menggabungkan perangkat dari berbagai vendor misalnya radio dari perusahaan A, software dari perusahaan B, dan server dari perusahaan C karena seluruh komponennya mengikuti standar terbuka dan dapat saling terhubung. Singkatnya, Open RAN membuka pasar, mengurangi ketergantungan, dan meningkatkan inovasi.

Kenapa Dunia Telekomunikasi Mulai Beralih ke Open RAN?

Adapun beberapa faktor utama yang mendorong adopsi teknologi ini sebagai berikut:

1. Fleksibilitas Tinggi Berkat Vendor yang Beragam

Sebelumnya, operator harus memakai perangkat dari satu vendor untuk membangun jaringan RAN. Dengan Open RAN, operator bisa memilih perangkat dari berbagai penyedia misalnya radio dari vendor A, software dari vendor B, dan server dari vendor C. Hasilnya, jaringan lebih mudah disesuaikan, teknologi baru lebih cepat diterapkan, dan operator tidak lagi terikat pada satu vendor.

2. Biaya Infrastruktur yang Lebih Murah

Open RAN memungkinkan penggunaan perangkat keras umum, sehingga biaya investasi (CAPEX) bisa jauh lebih murah. Selain itu, karena fungsi perangkat lunaknya terpisah, biaya operasional (OPEX) juga turun pemeliharaan dan upgrade bisa dilakukan tanpa perlu mengganti perangkat fisik.

3. Jaringan Lebih Cerdas Berkat Penggunaan AI dan Automation

Salah satu keunggulan besar dari Open RAN ialah kemampuannya bekerja dengan teknologi AI melalui RIC (RAN Intelligent Controller). Dengan RIC, operator bisa mengatur trafik secara real-time, mengurangi interferensi, dan meningkatkan kualitas jaringan secara otomatis.

4. Mendorong Inovasi dan Ekosistem Terbuka

Karena antarmuka Open RAN terbuka, lebih banyak perusahaan bisa ikut menyediakan perangkat atau software. Hal ini membuat inovasi berjalan lebih cepat dan persaingan menjadi lebih sehat, sehingga menguntungkan operator dan pengguna.

Di Indonesia, operator lokal sudah aktif menguji Open RAN sejak tahun 2020 bersama Telecom Infra Project (TIP) dan Telkom University. Disisi lain, pemerintah melalui Kementerian Komdigi mendorong studi kelayakan Open RAN untuk wilayah urban dan rural, sehingga Open RAN tidak hanya meningkatkan interoperabilitas dan fleksibilitas tetapi juga berpotensi memperkuat kapabilitas teknologi nasional. Komdigi menegaskan operator diberi kebebasan memilih strategi jaringan (Legacy atau Open RAN), asalkan peralatan memenuhi standar keamanan dan interoperabilitas nasional

Tantangan dalam Implementasi Open RAN

Meski menawarkan banyak keunggulan, teknologi ini bukan tanpa hambatan. Adapun beberapa tantangan utama dari teknologi ini meliputi:

  • Kinerja yang belum setara dengan vendor besar, terutama pada jaringan dengan trafik yang tinggi
  • Integrasi antar vendor kadang memerlukan waktu dan biaya tambahan
  • Keamanan harus menjadi fokus karena arsitektur terbuka memperluas permukaan serangan
  • Kesiapan SDM masih rendah, terutama pada operator yang baru mengenal arsitektur cloud native

Open RAN adalah inovasi besar yang membuat pembangunan jaringan seluler menjadi lebih terbuka, fleksibel, dan hemat biaya. Dengan memisahkan perangkat keras dan perangkat lunak serta memakai antarmuka terbuka, operator bisa menggabungkan perangkat dari berbagai vendor tanpa terikat pada satu penyedia. Teknologi ini tidak hanya menurunkan biaya, namun juga memungkinkan penggunaan AI untuk mengelola jaringan secara lebih cerdas dan otomatis. Walaupun masih ada tantangan seperti integrasi antar vendor, kesiapan SDM, dan ekosistem Open RAN yang terus berkembang serta semakin matang. Secara keseluruhan, Open RAN menjadi langkah penting menuju industri telekomunikasi yang lebih terbuka dan efisien, serta akan berperan besar dalam perkembangan jaringan 5G dan generasi selanjutnya.

Author: Aditiya Givari Al-Gaoz

Editor: Ibnum Richaflor


Sumber: 

https://s.komdigi.go.id/InfadigiRAN
https://pin.it/1KcLFHHFU